kekuatan sosiokultural


BISNIS INTERNASIONAL



Dosen Pengampu : Hapzi, Prof. Dr. MM

Disusun oleh :
SHINDY DIANA F / 43117010044

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS MERCU BUANA
JAKARTA
2019





Kekuatan Sosiokultural
Berbicara mengenai perbedaan budaya diantara bangsa-bangsa Eropa..Tidak baik hanya memusatkan perhatian pada persamaan dan kepentingan bersama lalu mengharapkan bahwa segala sesuatunya akan beres dengan sendirinya. Kita harus mengakui perbedaan – perbedaan itu dan bekerja dengannya.
·         Enam Nasihat Berharga Untuk Melakukan Bisnis Lintas Budaya, Adapun enam nasihat berharga berikut ini akan membantu :
1.       Lakukanlah persiapan.
2.       Jangan terburu-buru
3.       Bangkitkan kepercayaan
4.       Memahami pentingnya bahasa
5.       Menghormati budaya
6.       Memahami unsur-unsur budaya

Pengetahuan tentang budaya-budaya lain dan bagaimana budaya tersebut mempengaruhi cara orang-orang melakukan bisnis bisa menunjukkan kepada para pelaku bisnis yang bekerja didalam budaya yang berbeda dari budaya mereka sendiri,bahwa solusi-solusi mereka tidak selalu baik untuk suatu tugas yang diberikan. Memahami hal ini merupakan langkah pertama dalam mempelajari bagaimana menggunakan perbedaan budaya untuk memperoleh keuntungan strategis.
Sebelum membahas pentingnya budaya bagi para pelaku bisnis internasional, marilah terlebih dahulu mendefinisikan budaya.

Kebudayaan merupakan keseluruhan kepercayaan,aturan,teknik,kelembagaan,dan artefak ciptaan manusia yang mencirikan populasi manusia. Dengan perkataan lain,kebudayaan terdiri dari pola-pola yang dipelajari mengenai perilaku yang umum bagi anggota dari masyarakat tertentu, yaitu gaya hidup yang unik dari suatu kelompok orang tertentu. Kebanyakan antropolog juga sepakat bahwa:
1.       Budaya dipelajari,bukan pembawaan sejak lahir
2.       Berbagai aspek budaya saling berhubungan
3.       Kebudayaan adalah berbagi
4.       Kebudayaan menentukan batas-batas dari kelompok berbeda.

Para antropolog sering kali menggunakan istilah yang dapat digunakan secara bergantian atau menghubungkannya menjadi satu kata sosiokultural. Ini adalah istilah yang akan digunakan,karena variabel-variabel yang menarik para pelaku bisnis adalah baik social maupun kultural/budaya.
Budaya Mempengaruhi Semua Fungsi Bisnis :
1.       Pemasaran: Dalam pemasaran misalnya,beraneka ragam sifat dan nilai menghambat banyak perusahaan untuk menggunakan bauran pemasaran yang sama di semua pasar.
2.       Manajemen Sumber Daya Manusia: Budaya nasional juga merupakan kunci penentu untuk mengevaluasi para manajer.
3.       Produksi Dan Keuangan: Permasalahan personalia dapat muncul sebagai akibat dari perbedaan sikap terhadap penguasa, yang merupakan variabel sosiokultural yang lain.

Para ahli sangat bervariasi mengenai apa yang mereka anggap sebagai komponen budaya,tetapi daftar berikut ini mewakili pemikiran mereka. Budaya adalah Tujuh komponen pertama yaitu :
·         ESTETIKA: Estetika berkaitan dengan rasa keindahan, budaya, dan selera yang baik, serta diungkapkan dalam seni, drama, music, cerita rakyat, dan tari-tarian.
·        SIKAP DAN KEPERCAYAAN: diantaranya sangat penting bagi para pelaku bisnis. Ini termasuk sikap terhadap waktu,terhadap pencapaian dan pekerjaan,serta terhadap perubahan.
·         AGAMA: Agama,suatu komponen kebudayaan yang penting, bertanggung jawab atas banyak dari sikap dan kepercayaan yang mempengaruhi perilaku manusia.
·         KEBUDAYAAN MATERIAL: Kebudyaan material merujuk kepada semua objek buatan manusia dan berkaitan dengan bagaimana orang membuat benda-benda ( teknologi ) dan siapa membuat apa dan mengapa (ilmu ekonomi).
·         PENDIDIKAN: Meskipun pendidikan dalam arti yang paling luas dapat dianggap sebagai bagian dari proses belajar yang melengkapi seorang individu untuk mengambil peranannya didalam masyarakat dewasa,hamper setiap orang menyamakan pendidikan dengan sekolah formal.
·         BAHASA: Barangkali, perbedaan budaya yang paling kelihatan bagi para pendatang baru dalam bisnis internasional adalah cara berkomunikasi.
·         ORGANISASI KEMASYARAKATAN : Setiap masyarakat memiliki suatu struktrur atau organisasi yang pengaturan hubungan yang terpola, yang mendefinisikan dan mengatur cara dengan mana anggotanya berinteraksi satu sama lain.(Anonym,1)


KRITIK : menurut saya pada saat ini kekuatan sosiokultural itu sangat kurang atau luntur karena banyaknya orang orang yang kurang mempelajari atau memahami apa itu sosiokultural kebanyakan orang menganggap remeh tentang sosiokultural yang padahal itu merupakan hal yang sangat penting untuk kehidupan kita bersama. Contohnya seperti toleransi,banyak sekali permasalahan akibat kurangnya toleransi dari masyarakat kita seperti kurangnya menghargai saat orang sedang beribadah. Terkadang orang beragama islam beseteru dengan orang beragama nasrani seperti kasus pada saat hari natal di hari jumat yang dimana umat muslim menjalankan ibadah sholat jumat namun gereja dan masjid bersebelahan Seharusnya harus ada toleransi siapa yang menjalankan ibadah terlebih dahulu dibicarakan secara baik-baik dan mencari solusinya. sehingga orang orang tersebut mengetahui,mempelajari dan memahami arti toleransi dan di terapkan di kehidupan kita agar tidak ada lagi hal hal yang dapat merusak,memperburuk dan memecah belah ras,agama,suku yang ada diindonesia ini tidak terjadi karena toleransi kita yang tinggi,dan tidak hanya dipermasalahan toleransi hal yang lain pun diberikan solusinya dan kebijakannya supaya budaya ramah tamah kita tetap terjaga.




IMPLEMENTASI
Southwest Airlines
Perusahaan penerbangan seringkali mendapat omongan paling banyak akibat layanan yang diberikan buruk. Namun, lain halnya dengan budaya kerja yang berada di Southwest Airlines. Maskapai yang telah terjun di industri penerbangan selama 43 tahun ini mampu membentuk sebuah tim yang bekerja untuk suatu visi dan tujuan yang sama.
Southwest Airlines mengutamakan kesenangan para karyawannya di atas kepuasan konsumen dan shareholder. Maskapai penerbangan yang juga dikenal dengan memiliki harga yang kompetitif ini juga memberikan otonomi kepada para karyawan mereka untuk melakukan sesuatu di luar perkiraan demi membahagiakan pelanggannya. Ketika karyawan telah merasa menjadi bagian penting dari sebuah tim, mereka pun akan ikut terdorong untuk melakukan hal yang positif demi memperoleh hasil yang maksimal bagi perusahaan tempat mereka bekerja. Elemen kebudayaan yang kuat di southwest airlines sebagai berikut :
·         Suasana yang menyenangkan dan lingkungan kerja
·         Kehadiran unjuk rasa semangat dan "bisa melakukan" sikap
·         Pelaksanaan LUV
·         Budaya perusahaan adalah agresif dan penuh semangat, memiliki mentalitas prajurit
·         Pendekatan biaya-sadar dan hemat untuk operasi
·         Memiliki tradisi pemberdayaan karyawan dan desentralisasi pengambilan keputusan
Perbandingan Pelayanan Southwest Airlines dengan maskapai penerbangan lainnya adalah sebagai berikut:
1.      Jenis kelas yang dilayani Hanya satu kelas ekonomi
2.      Pelayanan penerbangan Dua kota
3.      Layanan kepada pelanggan untuk operasi pendukung penerbangan Tidak menyediakan hotel khusus dan penyewaan kendaraan
4.      Training karyawan Hanya diperlukan sedikit training
5.      Penggunaan teknologi dalam melayani pelanggan Memanfaat teknologi rendah
6.      Tiket Tidak melayani pemesanan tempat duduk
7.      Check in boarding pass yang datang terlebih dahulu bebas memilih tempat duduk
8.      Tingkat perputaran pesawat penggunaan tipe pesawat Hanya satu tipe pesawat yaitu aircraft Boeing 737

Saran Perusahaan harus menerapkan strategi tambahan atau tindakan untuk memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan dan pembangunan dan Perusahaan dapat meningkatkan daftar atas kota-kota tujuan, meningkatkan pelayanan kepada kota-kota yang sudah dilayani, dan meningkatkan jumlah pesawat yang ada (1998) Southwest harus diperlukan untuk memodifikasi dan upgrade sebagian besar perangkat lunak internal untuk menjamin bahwa sistem komputer akan berfungsi dengan baik (1998).(Anonym,2)























DAFTAR PUSTAKA

Comments

Popular posts from this blog

DESAIN DAN PENGENDALIAN ORGANISASI INTERNASIONAL

kekuatan ekonomi dan sosioekonomi

Operasi Global dan Manajemen Rantai Pasokan Internasional