kekuatan kompetitif sumber daya alam dan kesinambungan lingkungan
BISNIS INTERNASIONAL
Dosen Pengampu : Hapzi, Prof. Dr. MM
Disusun oleh :
SHINDY DIANA F / 43117010044
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS MERCU BUANA
JAKARTA
2019
Kekuatan kompetitif Sumber Daya Alam dan
Kesinambungan Lingkungan
Untuk membangun
dan menjalankan bisnis, para manajer harus menyesuaikan strategi mereka untuk
mengkompensasikan perbedaan-perbedaan di antara pasar-pasar dengan kekuatan
fisiknya atau geografinya.
I. Pertimbangan
dasar dalam sumber daya alam :
1.
Lokasi: Dimana suatu
negara berada, siapa negara tetangganya, dimana letak ibukota, semua itu akan
menjadi pertimbangan bisnis. Lokasi penting karena merupakan faktor untuk
menerangkan politik dan hubungan perdagangan sebuah bangsa, banyak diantaranya
yang secara langsung mempengaruhi operasi perusahaan.
·
Hubungan
politik
lokasi Austria
pada masa perang dingin memungkinkan negeri itu menjadi jembatan politik antara
bangsa-bangsa nonkomunis dengan bangsa-bangsa komunis di Timur. Australia
mengambil keuntungan dari lokasinya untuk (1) meningkatkan perdanganan dengan
Eropa Timur (2) menjadi perantara keuangan utama antar kedua kawasan (3)
memperkuat peranannya sebagai kantor pusat regional bagi operasi bisnis
internasional di Eropa Timur.
·
Hubungan
Perdagangan
Kedekatan geografis
sering kali merupakan alasan pokok terjadinya perdagangan antar bangsa-bangsa.
Kedekatan geografis selalu merupakan faktor utama dalam pembentukan kelompok
dagang, seperti Uni Eropa, AFTA, dan NAFTA.
2.
Topografi : Topografi
adalah fitur permukaan tanah dari suatu wilayah. Perbedaan-perbedaan dalam
topografi mungkin mengharuskan suatu produk untuk diubah. Pegunungan, Gurun
Pasir dan Hutan Tropis merupakan hambatan yang cenderung memisahkan dan
menghalangi pertukaran dan interaksi sehinggamemisahkan pasar, meningkatkan
biaya transportasi. Perairan Namun ada topografi yang membawa dampak positif
yaitu sungai/kanal air yang memfasilitasi kegiatan transportasi.
3. Iklim : Iklim merupakan kondisi-kondisi metereologis
termasuk suhu udara, hujan/salju, dan angin yang terdapat di suatu wilayah. Implikasi
Iklim Bagi Para Pelaku Bisnis: Iklim dapat mempengaruhi bauran pemasaran.
Contoh produk garmen: baju winter, summer. AC dll. maka perusahaan harus
memproduksi dan menyimpan dua atau lebih versi yang berbeda untuk memenuhi
seluruh pasar.
II. Jenis Sumber Daya Alam
Beberapa jenis
sumber daya alam yang penting bagi para pelaku bisnis adalah energi dan
mineral-mineral nonbahan bakar, yakni :
1. Energi minyak bumi
2. Sumber konvensional, perkiraan
cadangan berubah karena:
§ Penemuan baru
§ Pemerintah membuka eksplorasi dan
produksi
§ Teknik baru
§ Peralatan otomatis yang lebih murah
dan menurunkan biaya
3. Sumber inkonvensional
§ Pasir minyak
§ Serpih minyak
§ Gas alam
§ Batubara
4. Tenaga Nuklir : Tenaga nuklir, diprediksi akan
ditinggalkan karena limbahnya menimbulkan persoalan polusi.
III.
Sumber-sumber Energi Yang Dapat Diperbarui
Sumber energi
yang dapat diperbarui akan menggantikan bahan bakar fosil. Sekurang-kurangnya
ada 8 jenis : hidroelektrik, matahari, angin, panas bumi, arus pasang, biomass,
dan konversi energi termal lautan.
1. Mineral non bahan bakar
2. Mangan, platina, vanadium
3. Relevansi Bagi Pelaku Bisnis: adalah penting bagi para manajer
perusahaan untuk memahami dampak bencana industri, seperti limpahan minyak
Alaska, dan kecelakaan Bhopal, atas perusahaan-perusahaan global dan multi
nasional.
4. Kesinambungan Lingkungan
komitmen bisnis untuk beroperasi tanpa mengurangi kapasitas
lingkungan untuk beroperasi tanpa mengurangi kapasitas lingkungan untuk
diwariskan kepada generasi mendatang.Bidang-bidang kesinambungan lingkungan
dalam bisnis, yakni:
1. bahan bakar alternatif
2. pemeliharaan kantor
3. perbaikan daerah industri
4. pencegahan polusi (daerah yang
terkontaminasi)
5. investasi sosial
6. Akuntabilitas perusahaan
7. teknologi berkesinambungan
8. pengembangan ekologi
9. alternatif transportasi
10. ekoturisme
11. pengurangan limbah
12. konservasi energi
13. konservasi air
14. desain bangunan ramah lingkungan(Lamhot,2014)
kritik : menurut
saya dengan adanya kekuatan kompetitif dari sumber daya alam dapat membantu
segala macam kehidupan yang ada dibumi tinggal bagaimana cara kita merawat,menjaga,serta
melestarikan lingkungan alam yang sudah ada agar tidak tercemar dari apapun
yang dapat merusak ekosistem lingkungan tersebut sebagai contoh tanah yang
gundul atau kering bisa di tanami dengan pepohonan yang dimana pepohonan itu
nantinya bisa menjadi sumber penghasilan untuk masyarakat yang menanamnya juga
dapat membantu tanah yang gundul supaya kembali subur jadi kekuatan kompetitif
sumber daya alam dan kesinambungan alam saling terkait satu sama lain demi
kelangsungan kehidupan ekosistem alam di bumi ini.
IMPLEMENTASI
PT Holcim Indonesia Tbk
‘Dari
Tambang ke 'Hutan Pendidikan'
Pada tahun 2011
kami mulai merehabilitasi lahan bekas tambang Cibadak menjadi Hutan Pendidikan;
lahan diubah menjadi hutan lindung yang keberadaannya dapat dimanfaatkan warga
sekitar, wisatawan, dan akademisi serta siswa sekolah.
Proyek
rehabilitasi diserahkan pelaksanaannya kepada tim yang anggotanya diangkat dari
beberapa departemen dan dipimpin Human Wicaksono, Rehabilitation Project
Manager Tambang Cibadak. Pekerjaan difokuskan pada lahan seluas 76 hektar,
antara lain memecah batu besar, meratakan tanah dan menanami tanaman penutup
untuk meningkatkan kesuburan tanah sekaligus menahan erosi.
Dalam beberapa
kali rapat dengan tokoh masyarakat disepakati bahwa lahan akan ditanami kembali
dengan pohon kayu bakar, pohon kayu dan pohon karet yang nantinya dapat menjadi
sumber penghasilan warga. Tim Community Relations Narogong pun mulai membangun
prasarana penyediaan air bersih untuk kebutuhan kawasan perumahan yang airnya
diambil dari sumur air tanah di tambang dan dialirkan melalui pipa. Selain itu
tim pakar dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dimintai bantuan untuk menjajaki
kemungkinan menjadikan Cibadak "Hutan Pendidikan Holcim". Sebelumnya
IPB membantu kami menyusun rencana penutupan tambang, dan setahu kami mereka
berhasil mengembangkan Hutan Pendidikan Gunung Walat dekat sini yang dikelola
masyarakat.
Direksi Holcim
setuju mendanai proyek tersebut pada tahun 2011, dan penandatanganan nota
kesepahaman dilakukan tim bersama IPB pada bulan Desember. Di lahan bekas tambang ini nanti akan berdiri
hutan pendidikan pertama di Indonesia.
Pertahankan Penghargaan Industri Hijau :
Komitmen dan
kinerja Holcim Indonesia sebagai industri ramah lingkungan, kembali mendapatkan
pengakuan dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dengan penghargaan
Industri Hijau 2014. yang diserahkan di Jakarta, 15 Oktober 2014. Penghargaan
ini merupakan yang keempat kali diterima Holcim berturut-turut sejak tahun
2011. Semoga prestasi ini menjadi semangat kita untuk terus meningkatkan
kinerja demi mewujudkan janji bagi para pemangku kepentingan.
Peluang Terbuka Lebar :
Setelah mendapat
persetujuan dari Dewan Pelaksana UNFCCC beberapa tahun lalu, Holcim Indonesia
berhasil menjalankan proyek mekanisme pembangunan bersih atau clean development
mechanism project dengan skala terbesar dari segi pengurangan emisi CO2. Namun
proyek tersebut bukan semata-mata proyek pengurangan emisi demi mendapatkan
sertifikat karena apa yang Holcim jalankan mampu memperbesar peluang perbaikan
ekonomi masyarakat di tingkat mikro.
Tingkat Mikro :
Karena Holcim
Indonesia semakin banyak menggunakan limbah pertanian sebagai pengganti
batubara, dapat meningkatkan kapasitas usaha dari dua menjadi empat truk. Sekam
padi, serbuk gergaji dan kulit kepala sawit untuk kebutuhan kedua pabrik semen
milik Holcim dipasok oleh sejumlah usaha mikro di daerah.
Penyempurnaan Proses :
Meski mudah,
tetap ada kendala yang dihadapi perusahaan dalam pengadaan limbah
pertanian.meski begitu holcim menyadari bahwa peluang ekonomi yang ada akan
berdampak lebih besar jika ditawarkan kepada masyarakat mikro, sehingga kami
memutuskan untuk tidak mendapatkannya dari perusahaan logistik setempat. Biomass Field Officer turun ke lapangan untuk
menemui petani dan warga sehingga terjalin dialog dan terbentuk rasa saling
percaya. Masyarakat menyambut baik peluang yang ditawarkan.
Kami menetapkan
sistem kontrak pengadaan biomassa, 500 s.d. 1.000 ton setiap bulan, dan kontrak
tidak tetap untuk pasokan dalam jumlah kecil. Biomass Officer mendapat
pengarahan dari tim Production tentang berapa banyak stok yang dibutuhkan
sehingga pemasok dapat mengatur jadwal kerja mereka demi memenuhi permintaan
kami. Dengan sistem seperti ini pasokan untuk Holcim terjamin dan usaha
angkutan mikro milik warga mendapat penghasilan tetap. Selain itu supir truk
dan kuli angkut yang bekerja untuk mereka juga mendapat pekerjaan yang layak.
Proyek :
Holcim Indonesia
adalah unit pertama di bawah Holcim Group yang mendapat izin dari UNFCCC untuk
mengganti bahan bakar fosil dengan bahan bakar alternatif untuk kebutuhan
pabrik semen. Vincent Aloysius, Geocycle Country Manager: Kami berharap dapat
menekan sekitar 500.000 ton CO2 setiap tahun - dengan demikian proyek ini
menjadi proyek CDM tunggal terbesar di Indonesia dalam hal pengurangan emisi
CO2. Masih banyak yang perlu dilakukan sebelum target pengurangan CO2 yang kami
tetapkan tercapai.
Clean Development
Mechanism dirancang untuk membantu negara industri meraih target emisi gas
rumah kaca melalui keterlibatan mereka dalam proyek pembangunan berkelanjutan
di negara berkembang. Manfaat yang diperoleh peserta program antara lain
peningkatan efisiensi kerja, hubungan dengan masyarakat setempat, kesehatan
lingkungan dan reputasi sebagai perusahaan yang bertanggung jawab dengan
investor dan pemegang saham yang lebih peduli terhadap lingkungan hidup. Holcim
Indonesia berhasil menekan emisi sebanyak 16% sejak menjalankan programnya pada
tahun 2003.(Anonym,1)
DAFTAR PUSTAKA
http://ekonomikeseluruhan.blogspot.com/2014/10/kekuatan-sumber-daya-alam-dan.html (diakses
tgl 1 april 2019,jam 21.33)
https://www.holcim.co.id/id/pembangunan-berkelanjutan/studi-kasus/studi-kasus-lingkungan (diakses
tgl 2 april 2019,jam 18.32)

Comments
Post a Comment